Ippho Santosa Motivator Terbaik di Indonesia

Selangkah saja lagi aku hampir terjerumus terlalu dalam, lautan kenistaan dan keputus-asaan. Sedikit saja lagi aku hampir membunuh karekter ini dengan segudang ketidak percayaan diri. Darah yang merah bercampur abu ketika ia disebut 'ragu' datang menghampiri hati ini yang tak kunjung bisa tenang. Hidup memang banyak masalah, haruskah efek sampingnya serba gundah? hidup memang penuh rintangan haruskah terpenjara dalam jutaan angan.

Ya, itu adalah setetes kisah kegalauan hati saya yang dulu masih cupu (sekarang juga), yang dulu masih lugu (sekarang juga) dan yang dulu masih lucu (sekarang enggak).Yang tiap hari isi medsos saya adalah keluhan, seolah hari-hari ku tak ada kebahagiaan. Sebenarnya jika dibuat cerpen, ribuan kertas folio akan jadi saksi dan mungkin tidak bisa terhitung tetesan jumlah tinta hitam biru yang menempel merangkai kata jadi sebuah cerita yang sangat tidak penting untuk ditulis dalam rangka mengenangnya. Ya, benar! hal pahit tidak pantas mendapat predikat pahlawan (untuk dikenang)

Masalahnya tidak jauh dari kerjaan, prinsip, dan cinta. Semuanya bikin saya buta, dimana susah membedakan mana nyata mana maya, mana hindia mana sahara. Yang terlihat mereka hitam dan kelam, sedikit ke-abu-an.

Kegalauanku seolah tak berujung dari hari ke hari, bahkan mungkin saat menulis artikel ini saya masih menyisipkan sisi bakat galau saya menjadi sebuah hobi yang kadang memberi hoki. Yaitu saya pandai membuat puisi. Karena kalau sedang galau ungkapan rasa itu saya curahkan dalam puisi yang bila dibaca tuh jangankan orang lain saya sendiri penulisnya bisa galau ganda baca puisi sendiri.

Ok fine, itu dulu sebelum saya dipertemukan dengan buku karangan seseorang yang sejak kecil ia sudah sakit-sakitan, selain minderan dia juga kuper dan beberapa kisah masa lalunya yang buat saya kuat sampai saat ini, sangat menginspirasi dan inilah masa lalu yang pantas mendapat predikat pahlawan karena saat ini kehidupannya jauh berubah, sangat jauh berubah bahkan bukan hanya kehidupannya yang berubah. Dia mampu merubah kehidupan banyak orang lewat buku-bukunya, kata-kata motivasinya, lewat seminar-seminarnya.

Dia adalah Ippho Santosa. Dia juga yang telah membantu merubah hidup saya setelah saya baca buku super kerennya yaitu 7 Keajaiban Rezeki. Banyak hal, bannnyaaak sekali hal-hal yang berubah dari perubahan kecil sampai perubahan besar dan yang paling penting adalah jiwa ini lebih tenang, lebih bersemangat menjalani hidup karena sayap ini tak lagi satu tapi sepasang.

Ya. saya tertarik dengan judul 'sepasang bidadari'. Setelah menikah Alhamdulillah perubahan-perubahan itu mulai terasa. Ibadah lebih rajin walau masih mencoba untuk lebih khusyuk, rejeki selalu dilancarkan dan banyak deh banyak.

Salah satu motivator Indonesia favorit saya adalah Ippho Santosa. Benar-benar pakar otak kanan, banyak motivator yang smart, tapi ini selain smart beliau juga different dengan pembeda abadi 'right' otak kanan. Mungkin jika dengar kata-kata itu langsung ingat sama beliau.

Meskipun belum pernah bertemu dengan orangnya langsung, tidak jadi masalah ilmunya masih tetap nyampe lewat buku-bukunya, lewat akun medsosnya, telegramnya dan sepatah dua patah di youtubenya.

Saya menyukai seminar motivasi atau training motivasi karena bagi saya mendengarkan atau membacanya membuat saya lebih hidup jalani hidup, kalau diibaratkan itu adalah sarapan dan nutrisi tambahan untuk otak. Selain itu sebagai bahan remembering juga, penyemangat dan sarana introspeksi diri.

Yang paling spesial dibuku-buku dan motivasi-motivasinya selalu mengutamakan pendekatan terhadap Tuhan yang Maha Esa dan Menjaga hubungan baik dengan sesama.

Nama Saya Iyan Sugyana
Emai Saya iyansugyana@gmail.com
Ponsel Saya 085224409141


Sekian dan terimakasih.